Pernah tidak kamu bertemu seseorang pertama kalinya - a total stranger - di suatu kota asing, dan kamu yakin kalau kamu dan dia akan menjadi sesuatu? padahal dia bahkan tidak melirikmu saat itu. padahal dia bahkan tidak menyadari kamu ada disana saat itu.
Lalu datang hari itu, ketika kamu dan dia bisa saling menyapa dan menyebut nama.
Hanya butuh sekali pertemuan lagi sebelum kamu dan dia menjadi dekat..
dan tepat setelah pertemuan yang terakhir itu kamu menyadari kalau dia memperlakukanmu berbeda
Kamu menikmatinya, menjadi seorang teman yang 'berbeda'
Kamu menyukainya, cara dia menjadikanmu 'berbeda'
Tapi kamu tidak pernah membayangkan perbedaan itu akan menjadi lebih,
karena kamu minder, atau karena kamu cukup tau diri, ATAU - karena kamu memang tidak pernah mengharapkan berbeda itu menjadi lebih, karena menjadi teman yang berbeda saja terasa sudah cukup buatmu
entahlah...
Sampai akhirnya kamu melihat lebih dekat ke dalam hatinya dan menyadari bahwa 'perbedaan' itu tidak cukup untuk menjadikanmu 'spesial' baginya,
dan kamu hanya mengangguk - lebih kepada dirimu sendiri - lalu tersenyum, dan berpikir
"memang ini saja sudah cukup"
Tapi tiba-tiba kamu membayangkan suatu saat kamu kembali ke kota itu dan tidak ada dia lagi,
lalu kamu merasa takut sekali.
Kamu panik dan kamu menangis, begitu kerasnya sampai kamu sendiri tidak bisa mendengar isakanmu
begitu bingungnya sampai kamu tidak bisa menerjemahkan perasaanmu secara verbal
begitu sakitnya sampai kamu rasanya ingin muntah hanya membayangkan dia tidak disana, tidak lagi menjadi temanmu.
Lalu tiba-tiba satu pesan pendek muncul di layar hpmu, dari dia, menanyakan sesuatu yang sepele..
dan kamu langsung merasa semuanya akan baik-baik saja.... ?
AKU PERNAH.
beberapa waktu lalu.
dan sampai sekarang masih terasa ambigu.
Kamis, 06 September 2012
Sabtu, 21 Juli 2012
trend motif print 2013

1. Art Nouveau. Sebuah motif
yang membaurkan bentuk pita-pita, sulur-suluran, dedaunan dan rantai dengan
warna-warna pastel. Namun ketika motif ini dipakai dalam asesoris, warna emas
menjadi sangat penting. Begitu juga jika motif ini ditampilkan lebih grafikal
seperti dalam gaya Art Deco.
2. Bauhaus Geometry.
3. Vintage Garden Florals
Manis dan romantis, seperti impian masa kecil
dengan nuansa warna tahun 70’an yang merupakan tone untuk florals print.
Warna dasar yang ringan, seperti abu-abu dan beige. Coba padankan furs item, stola, atau mantel berlengan 3/4
orange menyala.Kamis, 19 Juli 2012
trend asesoris 2013
Prediksi trend juga menyangkut hal sekecil asesoris. Bagaimanapun, outfit yang up-to-date tidak akan menjadi outstanding dengan asesoris yang ketinggalan jaman.
Trend fashion 2013
Banyak aspek yang muncul sebagai trend fashion 2013
seiring dengan munculnya koleksi-koleksi desainer dunia pada pagelaran
Fall/Winter 2012/2013. Mulai dari trend warna, motif, bahan dan teksturnya, serta
siluet atau bentuk busana, dan tentu saja asesorisnya.
Trend warna 2013
Untuk koleksi F/W 20120-2013 warna yang banyak
digunakan adalah warna-warna gelap dengan tone kecoklatan, seperti coklat tua,
coklat tembaga, maroon, olive green,
dan abu-abu. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh warna alam pada musim gugur
ketika daun-daun memerah sebelum berguguran. Warna-warna ini memberikan kesan
hangat yang elegan.
"indahnya" banjir bagi masyarakat Jakarta
Kemarin siang waktu istirahat makan siang dari praktek
industri, teman-teman sesama anak magang mengajak saya cari makan di luar. Buat
ngilangin bosen sama menu makan siang yang itu-itu aja (nasi uduk, bubur ayam,
nasi warteg, besoknya nasi uduk lagi), kami pun menjelajah daerah Tebet Utara Dalam
dan menghentikan mobil di warung olahan bebek. Makannya cuma beberapa menit,
tapi ngantrinya setengah jam sendiri. Belum lagi pas mau balik ke butik pake
acara muter-muter cari jalan. Dan setelah berjuang di tengah kemacetan jalanan
Tebet, kebelet pipis di tengah hujan deras, kami pun berhasil memasuki daerah
Asem Baris. Baru saja masuk jalan Asem Baris, kami mendapat surprise super
shocking amazing, berupa……banjir.
![]() |
| http://www.wartakota.co.id/read/news/15193 |
Minggu, 24 Juni 2012
momen “dunia-itu-sempit”
eh saya baru ingat, kalo dunia itu sempit yah..
beberapa waktu lalu saya nonton street dance competition di
monumen serangan di Vredeburg. saya
ngefans sama salah satu break dancer yg krunya menang kompetisi. eeh tadi
siang tiba2 ketemu di burjoan deket kos, lagi makan sama ceweknya, yang ternyta
satu kampus sama saya, bahkan satu gedung
kuliah.
trus, dulu temen deket saya, sebut saja Arin :P pernah cerita kalo cowoknya
digatelin sama sebut saja Mawar (yang juga satu gedung kuliah sama kami), sampe
si Mawar itu ngaku-ngaku pacaran sama cowok temen saya itu, dan ternyata
beberapa minggu kemudian si Mawar itu ternyata jadian sama gebetan saya, sebut
saja Marwan. Dan ajaibnya, baru-baru
ini, si Mawar ini (posisi uda putus sama Marwan) malah jadi salah satu customer
saya, dan sekarang saya mala jadi deket sama si Mawar ini. Daaaann…….ternyata
Mawar tu temen sekelas dari cewek yang pacarnya breaker yang saya ngefans itu
tadi :o
Kejadian lain,
Sabtu, 09 Juni 2012
this wasn't 'L.O.V.E'
I realized even before we started it
That it wasn’t ‘love’, that it
wouldn’t be ‘love’
I could taste it even from the very first kiss we had
That it wasn’t ‘love’, and would never be ‘love’
And I could imagine the ending of our brutally romantic scene
So I take a conclusion that it never been a love story, not
even close
Cause if this was a ‘love’, we would never had a choice about
the epilogue
So that was not look much like ‘love’
But after you’re leaving, I noticed something is missing
Like somehow my world’s stop spinning
Langganan:
Postingan (Atom)





